Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Terus Berprogres Menuju Target 2028

Pembangunan ikn 2028
Pemerintah berencana membangun jaringan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT) di kawasan KIPP IKN pada awal 2025. (Foto: Humas Otorita IKN)

GoIKN.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan perkembangan signifikan, mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota baru yang berfungsi secara penuh dan berkelanjutan. Fokus utama kini diarahkan pada pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif, yang diharapkan mampu melengkapi fungsi eksekutif yang hampir rampung. Infrastruktur legislatif mencakup gedung DPR/MPR/DPD, sementara infrastruktur yudikatif meliputi gedung Mahkamah Agung dan institusi hukum lainnya. Seluruh pembangunan ini ditargetkan selesai pada 2028 untuk memastikan Nusantara siap berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang terpadu.

Kemajuan Pembangunan KIPP Sesuai Rencana

Hingga saat ini, progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berjalan sesuai rencana, dengan 109 paket pembangunan yang didanai APBN sejak 2020 hingga 2024 mencatat capaian konstruksi sebesar 61,7 persen. Infrastruktur eksekutif di kawasan ini direncanakan fungsional pada awal 2025 guna mendukung perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap.

Dari sisi investasi, Otorita IKN mencatat pencapaian luar biasa dengan total investasi mencapai Rp58,4 triliun dari delapan proyek groundbreaking yang telah dilaksanakan. Beberapa proyek investasi swasta sudah selesai dan mulai beroperasi, seperti Hotel Nusantara dengan kapasitas 191 kamar, Rumah Sakit Mayapada dan Rumah Sakit Hermina masing-masing dengan 200 bed, serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menyuplai 10 MW listrik ramah lingkungan hasil kerjasama PLN dan Sembcorp Singapore.

Dikutip dari Humas Otorita IKN. Pemerintah berencana membangun jaringan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT) di kawasan 1B dan 1C KIPP IKN pada awal 2025. Pembangunan ini ditujukan untuk mendukung infrastruktur legislatif, yudikatif, serta investasi yang sudah berjalan di IKN.

Baca Juga :

Kolaborasi untuk Masa Depan IKN

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam pembangunan ini. “Ini bukan proyek tapi kerja bersama yang harus gotong royong kita lakukan. Bukan hanya oleh pemerintah namun juga oleh masyarakat, lembaga, media, pengusaha baik lokal, nasional dan internasional bahkan orang-orang muda. IKN ibaratnya beranda Indonesia. Ini akan membuktikan bahwa Indonesia mampu memiliki kota pintar berbasis digital yang tetap bisa menjaga keberadaan lingkungan hidup dan keberagaman budaya, karena bukan hanya pembangunan fisik namun juga pembangunan manusia, alam dan lingkungan,” ujarnya.

Otorita IKN optimis Nusantara akan menjadi tidak hanya pusat pemerintahan, tetapi juga pusat peradaban baru yang berkelas dunia. Dengan visi keberlanjutan, Nusantara diharapkan mampu mengedepankan keseimbangan antara pembangunan fisik, manusia, dan alam demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.***

Tinggalkan Komentar