Lantik Hamka Hasan Jadi Dewas PAW, Ketua BPKH Sampaikan Ini

Lantik Hamka Hasan Jadi Dewas PAW, Ketua BPKH Sampaikan Ini
Prof DR Hamka Hasan, Lc, MA dilantik menjadi Dewas PAW BPKH yang baru. (kemenag.go.id)

GoIKN.com – Serah terima jabatan dalam pelantikan Prof DR Hamka Hasan, Lc, MA berlangsung di Kantor BPKH Lantai 19, Muamalat Tower, Jakarta Selatan pada Senin (20/1/2025).

Melansir keterangan yang diunggah kemenag.go.id, Hamka Hasan resmi dilantik sebagai Dewan Pengawas Pengganti Antar Waktu Badan Pelaksana Keuangan Haji (Dewas PAW BPKH) untuk menggantikan Ishfah Abidal Aziz.

“Terima kasih kepada sahabat saya, mentor saya, Bapak Ishfah Abidal Aziz atau biasa disapa Gus Alex. Banyak hal yang diwariskan oleh Gus Alex,” kata Fadhlul Imansyah, Ketua BPKH dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pula selamat datang di BPKH untuk Prof Hamka Hasan. Ada harapan besar bagi beliau agar bisa membawa kebaikan pada BPKH maupun pelaksanaan haji yang lebih baik lagi.

Imansyah mengungkap bahwa kerja di BPKH ke depannya akan sangat berat, terutama berkaitan dengan revisi Undang-undang Haji. BPKH dinilai perlu pemikir dan peneliti seperti Prof Hamka yang sudah lama bersinggungan dengan BPKH.

Seluruh pejabat dan pegawai BPKH diminta bisa saling menguatkan guna membawa lembaga tersebut bisa menjadi lebih baik.

“Kita berharap ada kajian dari sisi kelembagaan. Tanggung jawab kita akan lebih berat dan sudah mulai dibahas terkait Undang-undang haji ini. Ini kita lihat sebagai sesuatu hal yang berkah untuk kebaikan ke depannya,” sambung Fadhlul Imansyah menegaskan.

Usai dilantik, Prof Hamka pun berterima kasih atas amanah sebagai Dewas BPKH yang diberikan. Ia memiliki banyak pengalaman terkait pelaksanaan haji, termasuk sejak tahun 1997 sudah melaksanakan ibadah haji untuk pertama kali.

“Saat itu, tahun 1997, saat melaksanakan Haji, Saya banyak berdiam di Babussalam. Kebetulan, tradisi masyarakat Sumsel banyak yang akan lewat di pintu Babussalam. Saya juga pernah menjadi Temus, mendampingi beberapa pejabat Negara, Menteri Agama dan lainnya,” ujar Prof Hamka sedikit berbagi tentang pengalamannya.

Kemudian pada 2007, dirinya sempat bertugas di Jeddah dan Makkah bersama Badan Urusan Haji (BUH) yang kini berganti menjadi Kantor Urusan Haji (KUH).

“Menurut saya, BPKH itu yang dominan adalah K-nya. Ke depan, Keuangan Haji perlu diperkuat, dan menjadi tugas utama, termasuk bagaimana menyongsong visi Saudi 2030,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Prof Hamka mengatakan dirinya bakal belajar banyak kepada seluruh jajaran di BPKH dalam proses pengembangan BPKH.

Diharapkan lembaga tersebut bisa bersinergi bersama Kemenag maupun pihak-pihak lainnya dalam mengembangkan tugas besar yang diemban.

Tinggalkan Komentar