Menteri Agama Sebut Penurunan Biaya Haji Sejalan dengan Harapan Presiden
GoIKN.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik kesepakatan pemerintah dan DPR terkait penurunan biaya haji yang baru saja diumumkan.
Melansir laman kemenag.go.id, kedua pihak menyetujui bahwa rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 M adalah sebesar Rp89.410.258,79.
Angka rerata BPIH tahun ini relatif turun daripada rerata BPIH 2024 lalu yang mencapai Rp93.410.286,00. Lebih jauh, penurunan BPIH memberikan dampak terhadap turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang perlu dibayar jemaah dan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jemaah.
Bipih yang dibayar jemaah adalah rata-rata sebesar Rp55.431.750,78 atau 62% dari total BPIH 2025. Sedangkan sisanya, yakni 38% atau rata-rata sebesar Rp33.978.508,01 dialokasikan dari nilai manfaat.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang telah disepakati sesuai dengan harapan pemerintah sejak awal, sekaligus sejalan pula dengan harapan Presiden Prabowo Subianto.
“Penurunan BPIH ini merupakan harapan Presiden Prabowo Subiyanto yang mengobsesikan agar calon jemaah haji diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji dengan biaya lebih murah, ketika itu dimungkinan,” ungkap Menag Nasaruddin, Senin (6/1/2025).
Ia menyambung, “Alhamdulilah (harapan itu) pada kesempatan kali ini terwujud.”
Perlu diketahui bahwa total nilai manfaat yang telah disepakati untuk digunakan pada penyelenggaraan ibadah haji periode 1446 H/2025 M sebesar Rp6.831.820.756.658,34.
Ini lebih kecil Rp1.368.219.881.908,86 apabila dibandingkan dengan nilai manfaat yang digunakan pada operasional haji 2024. Saat itu nilai manfaatnya sebesar Rp8.200.040.638.567,20.
Atas nama pemerintah, Menteri Nasaruddin Umar bersama Ketua BP Haji (Badan Penyelenggara Haji) pun menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya.
“Harapan kita menjadi harapan masyarakat juga. Kami memohon kepada Allah, perjuangan ini bisa diterima baik oleh semua pihak, termasuk masyarakat kita yang akan berhaji,” tambahnya.
Ia optimis penurunan biaya haji ini akan mendapat sambutan baik dari masyarakat. Kendati demikian, Menag juga berharap masyarakat tidak hanya tersenyum pada Januari 2024 ketika mendengar kepastian biaya haji tahun ini turun.
Sebab lebih dari itu, pemerintah akan terus berupaya agar jemaah juga tersenyum atau bahagia pada saat penyelenggaraan haji di bulan Juni mendatang.
Penurunan biaya haji ini disepakati dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang. Dalam Raker tersebut hadir Menag Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Muhammad Irfan hingga Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief beserta jajaran.
BACA JUGA
