Pemerintah Bersiap Terapkan Makan Bergizi Gratis Mulai Januari 2025

Pemerintah Bersiap Terapkan Makan Bergizi Gratis Mulai Januari 2025
Program Makan Bergizi Gratis akan mulai dijalankan Januari 2025. (Humas Kementerian PANRB)

GoIKN.com – Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program utama era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming siap dilaksanakan.

Sesuai rencana, penerapan ini akan dimulai pada Januari 2025 mendatang. Program tersebut merupakan langkah konkret yang diambil untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Pemerintah berupaya memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terkait guna menjamin kelancaran program.

“Badan Gratis Nasional (BGN) tidak bisa berjalan sendirian. Penyusunan proses bisnis menjadi salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan oleh Badan Gizi Nasional dalam rangka mewujudkan efektifitas penyelenggaraan pemenuhan gizi nasional bersifat lintas sektor,” paparnya.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala BGN Dadan Hindayana, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) M. Yusuf Ateh.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (27/12/2024) ini digelar di Kantor Kementerian PANRB. Dari keterangan yang dipublikasikan hari Sabtu (28/12/2024) Menteri Rini menyampaikan suatu pernyataan penting.

Ia mengungkap bahwa dalam penyusunan proses bisnis perlu diperhatikan rangkaian alur kerja yang saling berhubungan. Terutama dalam rangka mencapai visi, misi, dan ujuan organisasi.

Penyusunan peta proses bisnis yang dimaksud mulai dari identifikasi proses dalam mencapai visi dan misi hingga pemetaan peran masing-masing aktor pada setiap tahapan proses.

Lalu sebagai upaya mewujudkan efektifitas dan penguatan sinergi, kolaborasi, maupun koordinasi antara Badan Gizi Nasional dengan pihak terkait, diperlukan pula penyusunan proses bisnis tematik pemenuhan gizi nasional.

Tentu dengan menekankan pada kolaborasi para pemangku kepentingan baik dalam atau di luar pemerintah dalam penyelenggaran pemenuhan gizi nasional.

“Melalui penyusunan proses bisnis tematik, diharapkan masing-masing instansi mampu memahami peran dan tanggung jawabnya serta mampu memfokuskan alokasi sumber daya secara efektif ke dalam proses inti,” sambung Rini.

Lebih lanjut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengingatkan urgensi Program Makan Bergizi Gratis. Di mana program ini hadir sebagai solusi konkret untuk memastikan setiap individu, terutama anak-anak sekolah dapat memperoleh akses makanan sehat dan bergizi.

Dengan gizi terpenuhi sejak usia dini, anak-anak tanah air diharapkan bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat, dan siap bersaing di tingkat global.

“Kita tentunya berharap program yang akan mulai berjalan pada Januari 2025 ini mendapat dukungan yang optimal dari beragam pemangku kepentingan sehingga program tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan membawa kemanfaatan dalam menciptakan SDM Unggul di Indonesia,” tutur Hadi.

Di sisi lain, Menkeu Sri Mulyani pun telah memastikan kesiapan anggaran yang diperlukan untuk menyukseskan program anyar ini. Ia mengatakan, “Belanja tersebut mencakup program makan bergizi gratis sebesar Rp71,0 triliun yang akan dikelola oleh Badan Gizi Nasional.”

Tinggalkan Komentar