Menteri Ekraf Sebut Implementasi Makan Bergizi Gratis Butuh Kolaborasi Hexahelix
GoIKN.com – Implementasi program Makan Bergizi Gratis dinilai memerlukan kolaborasi hexahelix. Ini disampaikan Menteri Ekraf (Ekonomi Kreatif), Teuku Riefky Harsya saat mengunjungi SMKN 4 Surakarta.
Menyadur infopublik.id, ia menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program unggulan tersebut. Salah satunya dengan mengambil langkah konkret untuk menggelar pelatihan juru masak.
Kegiatan itu rencananya berlangsung di empat kota yang meliputi Surakarta, Kupang, Balikpapan, serta Medan. Riefky menekankan pentingnya peningkatan kualitas gizi masyarakat demi mewujudkan generasi yang sehat, produktif, serta cerdas.
“Salah satu tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah,” ujarnya, Kamis (19/12/2024).
Pelatihan juru masak ini termasuk bagian dari program unggulan atau quick win Kemenekraf yang sejalan dengan visi Asta Cita.
Menteri Harsya menambahkan, “Makanan bergizi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi hexahelix antara pemerintah, media, akademisi, asosiasi, bisnis, dan lembaga keuangan, termasuk juru masak.”
Peserta pelatihan akan mendapat pelatihan dari empat chef ternama, yakni Chef Norman Ismail (Surakara), Chef Risa Andhitia (Kupang), Chef Steby Rafael (Balikpapan), dan Chef Setyo Widyarto (Medan).
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para juru masak dalam menciptakan makanan yang sehat, lezat, serta bergizi seimbang.
“Kami berharap pelatihan ini memberikan wawasan baru, keterampilan praktis, dan inspirasi bagi juru masak untuk mendukung program makan bergizi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” imbuh Menekraf.
Dengan pelatihan tersebut, diharapkan bahwa para juru masak mampu menghadirkan inovasi dalam menu makanan yang bergizi seimbang. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam upaya membangun masyarakat yang lebih sehat dan produktif melalui pendekatan kolaboratif.
Pelatihan Juru Masak merupakan hasil kolaborasi antara Kemenekraf, Penyelenggara Pengusaha Jasaboga (PPJI), Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), serta institusi akademik seperti SMKN 4 Surakarta, Politeknik Pariwisata Medan, SMKN 3 Kupang, juga SMKN 4 Balikpapan.
Acara pembukaan di Surakarta dihadiri oleh Walikota Surakarta Teguh Prakosa, Sekretaris Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Siti Khotimah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah Suratno, Kepala SMKN 4 Surakarta Sri Ekowati.
Kemudian ada pula Ketua PPJI Tommy Bagus Mahendra, Menekraf Riefky juga didampingi Plt. Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu.
BACA JUGA
