Pesta Rakyat Kaltim 2025 Resmi Ditutup, Penerapan Digitalisasi Jadi Sorotan
GoIKN.com – Pesta Rakyat Kaltim 2025 telah resmi ditutup, tetapi euforia kegembiraan masyarakat masih terasa begitu jelas. Apalagi ada inovasi baru dalam pelaksanaan agenda tahunan tersebut.
Menyadur laman kaltimprov.go.id, Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi pelaksanaan PRK 2025 yang berjalan lancar, aman, dan tertib.
“Alhamdulillah, Pesta Rakyat Kaltim tahun ini berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang berbeda, tahun ini kami melakukan digitalisasi, mulai dari proses registrasi hingga pengundian hadiah,” ujarnya, Minggu (12/1/2025) malam.
Digitalisasi dalam PRK 2025 diterapkan pada kegiatan jalan santai dan sepeda santai. Inovasi baru itu terbukti mampu meningkatkan animo masyarakat sekitar.
Lantaran tercatat ada 800 peserta mendaftar untuk sepeda santai, dengan 600 orang hadir di lokasi. Sedangkan agenda jalan santai diikuti oleh 1.700 peserta.
Tahun lalu, rute gowes hanya sejauh 12 km dan tahun 2025 ditingkatkan menjadi 18 km. Sekda pun menyoroti peningkatan partisipasi dalam kompetisi Kaltim Got Talent.
Kreativitas luar biasa ditunjukkan oleh para talenta yang berasal dari masyarakat umum maupun peranKreativitas.
“Partisipasi di Kaltim Got Talent sangat luar biasa, baik dari kategori umum maupun perangkat daerah. Saya melihat kreativitas yang terus berkembang, termasuk dalam booth pameran. Hal ini menunjukkan semangat dan inovasi masyarakat Kaltim,” imbuhnya.
Penutupan Pesta Rakyat Kaltim (PRK) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Kaltim berlangsung di Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja.
Sebelumnya acara telah digelar selama empat hari, yakni sejak 9 hingga 12 Januari 2025 dengan mengusung tema ‘Membangun Kaltim untuk Nusantara’.
Ragam hiburan seperti penampilan band legendaris Slank di hari pertama pembukaan PRK dan Ndarboy Genk di acara penutupan menjadi daya tarik utama yang membuat ribuan pengunjung berminat hadir.
Sri Wahyuni mengungkapkan, ada peningkatan transaksi ekonomi selama empat hari acara tersebut berlangsung.
“Sampai malam ini, kami masih melakukan penghitungan transaksi. Bayangkan, dengan total pengunjung mencapai 12.000 orang, kebutuhan konsumsi seperti makanan dan minuman saja sudah memberikan dampak ekonomi yang besar,” jelas Sri.
Ia pun optimis nilai transaksi tahun 2025 akan melampaui capaian tahun sebelumnya, sekaligus mencerminkan besarnya dampak ekonomi dari acara tahunan Pesta Rakyat Kaltim.
Sekda juga mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan PRK 2025. Baik panitia, peserta, maupun masyarakat yang telah ikut serta memeriahkan.
Dengan menerapkan berbagai inovasi dan peningkatan, Pesta Rakyat Kaltim 2025 membuktikan diri sebagai salah satu perayaan terbesar di Kalimantan Timur yang menggabungkan hiburan, kreativitas dan digitalisasi.
BACA JUGA
