Investor Asing Makin Percayai Indonesia, Ada Peran Penting Presiden Prabowo

Investor Asing Makin Percayai Indonesia, Ada Peran Penting Presiden Prabowo
Menteri Maruarar Sirait sebut kepercayaan investor asing makin tinggi, menyusul kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. (BPMI/Muchlis Jr)

GoIKN.com – Meningkatnya kepercayaan investor asing kepada Indonesia tak lepas dari campur tangan Prabowo Subianto. Maruarar Sirait menyebut, ini berkaitan dengan langkah diplomasi ke berbagai negara yang digencarkan oleh Presiden.

Hal tersebut disampaikan ketika rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih selesai digelar. Ratas yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta itu dipimpin langsung oleh Kepala Negara.

Maruarar yang menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengatakan bahwa pemerintah harus segera menyiapkan tim yang kuat.

Dengan demikian, ketika investor datang sudah bisa diinformasikan mengenai legalnya, lokasi, hak, hingga kewajiban tanpa melupakan prinsip saling menghormati dan mengutamakan kepentingan nasional.

“Dan juga bagaimana punya dampak kepada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di Indonesia,” kata Maruarar sebagaimana melansir keterangan resmi yang dibagikan presidenri.go.id.

Lebih jauh, fokus utama pembahasan dalam rapat terbatas ini adalah percepatan pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta kebijakan pro rakyat di sektor perumahan dan permukiman.

Pemerintah telah membangun setidaknya 40 ribu unit rumah sejak 20 Oktober 2024 lalu. Capaian tersebut tentunya akan terus ditingkatkan dengan pemanfaatan lahan negara.

Salah satunya adalah tanah hasil sitaan dari korupsi, aset BLBI, sampai Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diperpanjang.

Menteri PKP menambahkan, “Kemudian akan diproses lebih lanjut bagaimana kita akan membuat skema yang legal, yang ada kepastian hukumnya, dan juga yang berkeadilan, terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yaitu yang berpenghasilan 8 juta ke bawah. Jadi kita akan membuat skema itu.”

Skema pembiayaan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal seperti pedagang kaki lima, penjual bakso, dan pedagang sayur yang umumnya tidak memiliki penghasilan tetap juga menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.

Skema akan dibuat pemerintah agar mereka bisa tetap mempunyai rumah.

“Keadilan itu harus dijalankan bukan hanya kepada yang punya gaji, tetapi juga yang tidak punya gaji, tidak bersifat pegawai, tetapi yang bergerak di sektor informal itu menjadi perhatian beliau,” sambungnya.

Ia pun turut memaparkan berbagai kebijakan pro rakyat yang bakal diimplementasikan pemerintah dalam periode 90 hari pertama pemerintahan era Prabowo Subianto.

Kebijakan itu mencakup penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 0 persen, Bentuk Bangunan Gedung (BBG) 0 persen, dan penghapusan PPN bagi rumah di bawah Rp2 miliar selama 6 bulan.

“Ini adalah sesuatu yang tadinya bayar menjadi gratis buat rakyat. Rakyat yang mana? Rakyat kecil yang berpenghasilan tadi MBR. Jadi sepeti arahan beliau, kebijakan harus pro rakyat dan kami jalankan,” demikian keterangan lanjutan Menteri Maruarar Sirait.

Pemerintah juga bakal mempercpat proses perizinan pembangunan. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang kini disebut dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sekarang dipangkas menjadi 10 hari.

Bahkan di wilayah Tangerang, proses bisa diselesaikan hanya dalam waktu 4 jam saja. Sedangkan sebelumnya bisa memakan waktu sampai 45 hari.

Tinggalkan Komentar