Program Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP), Solusi Inovatif untuk Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
GoIKN.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara resmi meluncurkan Program Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai upaya inovatif dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi. Peluncuran ini digelar di Puskesmas Rapak Mahang, Tenggarong, pada Sabtu (28/12/2024), dengan peresmian yang ditandai oleh pelepasan balon dan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono.
Pilot Project Puskesmas ILP di Kukar
Program ini akan diterapkan di Puskesmas Rapak Mahang, Puskesmas Pembantu Jahab, dan Posyandu Teratai 1 sebagai proyek percontohan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Dr. Jaya Mualimin, S.Pkj., MARS, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar, serta sejumlah pejabat daerah, pimpinan OPD, dan kader Posyandu.
Meningkatkan Peran Puskesmas dan Kader Posyandu
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Dr. Jaya Mualimin menegaskan pentingnya peran puskesmas pembantu dan kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kader Posyandu adalah tonggak utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Data kesehatan yang diinput oleh mereka sangat penting untuk kebijakan kesehatan.
Ia juga menyampaikan target cakupan vaksinasi dan imunisasi di atas 90%, seraya menekankan perlunya edukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Pemerintah akan terus meningkatkan kompetensi kader Posyandu agar pelayanan semakin optimal.
Solusi Inovatif untuk Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, menyebut Program Puskesmas ILP sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan dalam pelayanan kesehatan. “Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan inovasi dalam sistem pelayanan kesehatan terintegrasi. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan menggabungkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari layanan dasar, layanan masyarakat, hingga layanan rujukan, Puskesmas ILP diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lengkap dan mudah diakses,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini 32 puskesmas di Kabupaten Kutai Kartanegara telah mulai menerapkan konsep ILP, dan ke depannya diharapkan semua kecamatan akan ikut mengimplementasikan program ini.
Baca Juga :
Harapan untuk Masa Depan Kesehatan Kukar
Dikutip dari Kukarkab.go.id. “Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk menekan angka kesakitan dan kematian. Program Puskesmas ILP ini akan membawa dampak signifikan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Semoga program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara,” harap Sunggono.
Usai peresmian, Sekda Sunggono bersama pejabat dan tamu undangan meninjau langsung berbagai layanan kesehatan di Puskesmas Rapak Mahang. Langkah ini menjadi awal dari komitmen Kabupaten Kutai Kartanegara untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui inovasi pelayanan terintegrasi.***
BACA JUGA

