Gebyar Membaca Nyaring Dorong Minat Baca Anak di Paser

membaca
Wujudkan Generasi Literat dengan Baca Nyaring Bersama 500 Anak (Foto: MC Paser)
GoIKN.com – Pemkab Paser terus mendorong peningkatan minat baca masyarakat melalui beragam program inspiratif, salah satunya Gebyar Membaca Nyaring Bersama 500. Kegiatan ini melibatkan siswa PAUD dan sekolah dasar di Hutan Kota Tanah Grogot pada Minggu (15/12/2024). Tak hanya itu, acara ini juga dilengkapi dengan pembagian makanan sehat bagi anak-anak setempat.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, PT Kideco Jaya Agung, Pokja Literasi, GPMB, Kampung Dongeng Paser, serta sejumlah pegiat literasi lokal.

Kepala Diskarpus Kabupaten Paser, Yusuf Sumako, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif: Aryasatya Sintadewi dari Yayasan Let’s Read Program Officer The Asia Foundation, dan Dwi Renya Roosaria, Fasilitator Nasional Gerakan Literasi Kemendikbud.

Baca Juga :

Dikutip dari MC Paser.“Membaca nyaring memainkan peran penting dalam meningkatkan minat baca anak sejak dini. Aktivitas ini tidak hanya memperkenalkan anak pada dunia kata dan cerita, tetapi juga membangun koneksi emosional antara anak dan orang dewasa yang membacakannya,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa intonasi, ekspresi, dan alur cerita yang disampaikan dapat menarik perhatian anak-anak. Hal ini membuat mereka lebih terlibat dalam aktivitas membaca. Hal ini menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi mereka.

Literasi: Tanggung Jawab Bersama Keluarga dan Lingkungan

Membaca nyaring, menurut para ahli, memiliki manfaat luar biasa bagi perkembangan anak. Aktivitas ini tidak hanya memperkaya kosa kata, tetapi juga meningkatkan pemahaman, mengasah imajinasi, dan mendorong kreativitas mereka.

Ketua Pokja Literasi Paser, Kasrani Lathief, menekankan bahwa membaca nyaring lebih dari sekadar kegiatan literasi. “Ini adalah momen kebersamaan yang memperkuat hubungan keluarga,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab literasi tidak hanya berada di pundak guru. Orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan membaca pada anak.

“Saya berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mengatasi masalah kurangnya kecakapan literasi pada anak, mari kita bersama mewujudkan generasi emas di Kabupaten Paser melalui berbagai program literasi salah satunya dengan membaca nyaring,” tambahnya dengan optimisme.

Tak hanya menggelar Gebyar Membaca Nyaring, Diskarpus Paser sebelumnya juga menyelenggarakan Pelatihan Membaca Nyaring bagi 35 guru PAUD dan sekolah dasar pada Sabtu (14/12/2024). Pelatihan ini diharapkan mampu membekali para pendidik dengan keterampilan yang mendukung peningkatan minat baca di kalangan anak-anak.***

Tinggalkan Komentar