Pemda Kaltim Rumuskan 3 Indikator untuk Capai Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat

Pemda Kaltim Rumuskan 3 Indikator untuk Capai Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat
Rapat Koordinasi Pelaksanaan Dalam Pencapaian Target Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kesehatan Provinsi Kaltim. (kaltimprov.go.id)

GoIKN.com – Pemerintah Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) menyusun langkah-langkah yang strategis demi mencapai target peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan.

Ini menjadi bagian dari agenda pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Merujuk pada data yang dirumuskan, pemda mengingatkan tentang pentingnya pencapaian tiga indikator.

Ketiganya meliputi Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Kunci (IKK), serta pelaksanaan program prioritas yang sebelumnya telah ditetapkan Perangkat Daerah Teknis.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Dalam Pencapaian Target Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kesehatan Provinsi Kaltim yang diselenggarakan di Hotel Gran Senyiur, Kamis (12/12/2024).

Diinisiasi oleh Biro Kesehatan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kaltim, rapat tersebut turut mengundang Perangkat Daerah Kaltim, Bagian Kesra, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

“Melalui rapat ini, kami ingin menyusun langkah-langkah percepatan untuk memastikan target indikator kinerja di bidang kesehatan tercapai,” Kepala Bagian Kesra Pelayanan Dasar, Biro Kesra Aji Vini Vayanti, mengutip laman kaltimprov.go.id.

Pentingnya evaluasi dan pengawasan pelaksanaan program kesehatan turut mendapat sorotan. Lantaran diharapkan masyarakat dapat merakan manfaat secara langsung.

Pemda pun mengharapkan sinergi yang kuat antar unsur mengenai percepatan implementasi program, sehingga manfaat nyata dari pelayanan kesehatan yang baik bisa dirasakan.

Rapat itu sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah ke depannya.

Kegiatan turut menghadirkan Jaya Mualimin selaku Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, serta Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kaltim, yakni Mispoyo.

Pekan lalu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltim menggelar Rakor Tim Pembina Posyandu se-Kaltim. Perwakilan dari seluruh Kabupaten/Kota datang ke venue yang sama.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Posyandu di Jakarta pada akhir Agustus 2024 lalu.

Bukan tanpa alasan, posyandu adalah salah satu pilar penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Posyandu yang sebelumnya berfungsi sebagai layanan kesehatan ibu dan anak, kini diharapkan bisa bertransformasi menjadi kelembagaan desa yang inovatif, lebih mandiri, serta memberi kontribusi dalam mendukung kesejahteraan rakyat.

Poin penting yang dibahas dalam rakor tersebut, yakni tentang bagaimana posyandu dapat menjadi pusat data dan informasi kesehatan masyarakat desa.

Kemudian di sisi lain juga berkolaborasi dengan pemerintah desa demi mengintegrasikan berbagai program kesejahteraan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Semoga melalui rakor ini, posyandu mampu memfasilitasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkesinambungan dalam pembinaan masyarakat untuk membangun Kaltim menjadi lebih maju,” kata Pj. Ketua TP-PKK Kaltim yang juga Ketua Pembina Posyandu, Yulia Zubir Akmal.

Tinggalkan Komentar