Dukung IKN, AP I Bakal Perpanjang Landasan Pacu Bandara SAMS Jadi 3.500 Meter
Balikpapan, GoIKN.com – PT Angkasa Pura I sebagai Pengelola Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan berencana melakukan peningkatan fasilitas bandara, untuk mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke kawasan Penajam Paser Utara (PPU).
Peningkatan fasilitas itu berupa memperpanjang jalur lintasan pesawat atau runway di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan untuk mengakomodasi pesawat-pesawat yang berkapasitas lebih dari 300 seat. “Ini adalah rencana jangka panjang. Karena kalau kita lihat, saat ini runaway kita yang tadinya 2.500 meter bakal diperpanjang sampai 3.500 meter,” ujar General Manager Angkasa Pura I, Rika Danakusuma, Rabu 5 Januari 2022.
Menurutnya, perpanjangan runaway di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di masa yang akan datang. “Selama ini landasan pacu di bandara kita baru bisa mengakomodasi pesawat dengan kapasitas 300 seat. Ke depan, pesawat jenis Boeing (jumbo jet) yang kapasitasnya lebih besar, bisa mendarat di sini,” katanya.
Dengan peningkatan fasilitas tersebut, Rika juga berharap dapat mengakomodasi kepentingan para pemimpin negeri ini dalam hal transportasi dari dan ke kawasan IKN, lebih baik lagi. Lantaran, semenjak pemindahan IKN menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo, banyak agenda dan kebutuhan para pejabat, baik di kabinet dan legislatif yang lalu lalang melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Pemindahan IKN di wilayah administratif Kalimantan Timur juga diprediksi akan mendatangkan ribuan orang, apa lagi setelah Pemerintah Pusat mencanangkan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan instansi terkait seperti TNI dan Polri untuk menempati kawasan IKN nantinya. “Makanya kita juga harus berbenah. Termasuk meningkatkan pelayanan di bandara,” katanya.
Rika menyebut, peningkatan fasilitas Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan akan dilaksanakan beriringan dengan rencana pemerintah membangun IKN. “Untuk anggarannya kita akan menggunakan APBN. Harapannya agar bandara kita bisa mengakomodasi dan mendukung program pemerintah khususnya pembangunan IKN,” imbuhnya. (pram)
BACA JUGA
