Dinkes DKI Jakarta Gelar Imunisasi Kejar HPV untuk Siswi SMP
GoIKN.com – Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaksanakan pencanangan program Imunisasi Kejar Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi SMP dan sederajat, Senin (20/1). Kegiatan ini dipusatkan di SMPN 141 Jakarta, Jalan Pondok Jaya, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan dilaksanakan serentak di 44 kecamatan se-Jakarta.
DKI Jakarta Canangkan Imunisasi Kejar HPV untuk Eliminasi Kanker Serviks
Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk mengeliminasi kanker serviks. Target eliminasi tersebut diharapkan tercapai pada tahun 2030.
Dikutip dari beritajakarta.id. Sebanyak 7.152 siswi berusia 15 tahun menjadi sasaran imunisasi tahap ini. “Jakarta berhasil terpilih sebagai demonstration area oleh pemerintah pusat agar imunisasi HPV masuk menjadi rangkaian rutin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) setiap bulan Agustus dan November,” terangnya.
Dwi juga memaparkan, angka kematian akibat kanker leher rahim di Jakarta tahun 2024 mencapai 250 kasus atau 1,2 persen dari total kematian pada wanita. Oleh karena itu, tahun ini Dinas Kesehatan menargetkan pemberian imunisasi kepada 46.627 murid SD yang belum menerima vaksin HPV.
Program ini diharapkan mampu melindungi anak-anak perempuan dari risiko kanker serviks melalui kerja sama semua pihak. Partisipasi aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan imunisasi.
Keberhasilan pelaksanaan program ini akan menciptakan generasi muda yang sehat, inovatif, dan produktif. Hal tersebut sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing tinggi.
Baca Juga:
Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menyebutkan bahwa sebanyak 6.611 siswi SMP di wilayah tersebut belum menerima imunisasi HPV. Pada hari ini, 1.300 siswi telah menjalani imunisasi sebagai bagian dari upaya mencapai target yang telah ditetapkan.
Untuk mempercepat pencapaian target, akan dilakukan pelibatan aktif ibu-ibu PKK dan kader lainnya. Langkah ini bertujuan memastikan pencegahan penyebaran virus dapat dilakukan sejak dini.
Sinergi semua elemen masyarakat diharapkan dapat mendukung keberhasilan program Imunisasi Kejar HPV. Jakarta diharapkan menjadi contoh sukses dalam pelaksanaan program tersebut.***
BACA JUGA

