Menuju Gerbang Logistik Kalimantan, Kalsel Siapkan RPJMD 2025-2029

Kalimantan Selatan memaparkan visi dan misi RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan 2025-2029. (Foto: kalselprov.go.id)

GoIKN.com – Bappeda Kalimantan Selatan memaparkan visi dan misi RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan 2025-2029. Rencana ini diselaraskan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, bertajuk “Kalsel Berkarya” menuju Gerbang Logistik Kalimantan.

Bappeda Kalsel Bahas RPJMD 2025-2029: Visi “Kalsel Berkarya” Menuju Gerbang Logistik Kalimantan

Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor, menjelaskan bahwa proses penyusunan RPJMD telah dimulai. Penyusunan tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan visi misi gubernur terpilih.

“Ternyata dalam beberapa bulan ini kita menemukan kecocokan yang luar biasa, karena kita menilai apa yang telah disusun oleh Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilu kemarin melalui visi misi, sejalan, cocok. Sehingga tidak sulit kita harmoniskan dengan rencana teknokratisnya,” ungkap Ariadi , Kamis (16/1/2024). kalselprov.go.id

Ariadi menyampaikan bahwa salah satu tantangan dalam pelaksanaannya adalah memastikan visi “Kalsel Berkarya” terwujud. Visi ini mencakup keberlanjutan, kebudayaan, keagamaan, dan kesejahteraan.

Implementasinya harus tercermin dalam Rencana Strategis (Renstra) setiap SKPD. Penyusunan RPJMD ditargetkan selesai pada Agustus 2025, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, RKPD murni 2026 dan RKPD Perubahan 2025 juga tengah dirancang secara bersamaan.

Penyelarasan RPJMD dengan RPJMN menjadi prioritas utama untuk memastikan sinergi dengan program nasional. RPJMN akan ditetapkan pada 20 Januari dan menjadi pedoman penyusunan RPJMD Kalsel. Selarasnya RPJMD dengan RPJMN diharapkan mempermudah pencapaian target nasional di tingkat daerah.

Baca Juga:

RPJMD Kalsel 2025-2029 mencakup 10 janji gubernur dan wakil gubernur serta lima misi utama. Fokus utama mencakup pengembangan SDM unggul, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, dan tata kelola pelayanan publik yang efektif.

Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas untuk mendukung gerbang logistik Kalimantan. Proyek strategis yang sedang berlangsung meliputi Jembatan Pulau Laut, Pelabuhan Mekar Putih, dan pengembangan kawasan Airocity di sekitar Bandara Syamsudin Noor.

Selain itu, Sport City akan dibangun sebagai pusat olahraga untuk generasi muda. Seluruh program ini dirancang untuk mendukung visi besar “Kalsel Berkarya.”***

Tinggalkan Komentar