Menkes Budi Teken Mou dengan MUI, Bagikan Langkah Sederhana Jaga Kesehatan
GoIKN.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap tiga langkah sederhana yang selalu dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Selain menjaga pola makan dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan, Menkes juga mengingatkan pentingnya tidur yang cukup supaya daya tahan tubuh tetap terjaga.
Kemudian yang terakhir, ia rutin berolahraga minimal 30 menit sehari selama lima kali dalam satu pekan tanpa henti.
“Menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati. Dengan menjaga pola hidup sehat, masyarakat tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Ini adalah investasi besar untuk umat,” ujarnya sebagaimana melansir laman infopublik.id, Minggu (22/12/2024).
Hal tersebut diungkap usai penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Sehat. MoU itu merupakan wujud kolaborasi Kementerian Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Budi mengingatkan bahwa menjaga kesehatan adalah bentuk ikhtiar bersama guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kesehatan berada satu tingkat lebih tinggi dari kesejahteraan.
Ibaratnya, sebanyak apapun harta yang akan dimiliki bisa jadi tidak berarti jika kesehatan terganggu. Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rata-rata usia harapan hidup masyarakat memang Indonesia meningkat dari 72 menjadi 74 tahun.
Namun angka ini juga sekaligus membawa tantangan, terutama dalam memastikan kualitas hidup yang baik untuk kelompok lansia atau lanjut usia.
Kolaborasi dengan MUI juga menekankan kesehatan sebagai bagian dari ibadah, serta nikmat pemberian Allah yang wajib dijaga.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman, diharapkan umat bisa memahami dan menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.
MoU ditandatangani oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, yakni K.H. M. Anwar Iskandar. Kerja sama itu turut menegaskan komitmen kedua belah pihak.
Khususnya untuk bersinergi meningkatkan kesehatan masyarakat lewat pendekatan edukasi keagamaan dan kolaborasi strategis. Adapun tujuan akhir yang ingin dicapai adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat, sejahtera, serta bermartabat.
Dalam keterangannya, Anwar Iskandar mengungkap sinergi MUI dan Kemenkes adalah hal yang krusial. Apalagi mengingat kedua lembaga punya jaringan yang menjangkau sampai tingkat akar rumput. Puskesmas dan komunitas keagamaan, misalnya.
Diharapkan nanti bisa tercipta program kesehatan yang dapat menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Tak hanya kesehatan fisik, moralitas bangsa juga hal penting yang wajib dijaga.
“Bangsa yang sehat secara fisik dan moral akan mampu menghadapi segala tantangan, baik di tingkat nasional maupun global,” tutur Ketua MUI.
Sinergi antara Kemenkes dan MUI mencerminkan semangat gotong royong dalam menciptakan Indonesia yang lebih sehat dan bermartabat.
BACA JUGA
