Lindungi Anak dari Dampak Negatif Digitalisasi, Ini Nasehat DWP Kemkomdigi
GoIKN.com – Dampak negatif digitalisasi adalah salah satu hal yang tak bisa ditolak seiring dengan kemajuan teknologi. Namun hal ini tentu dapat dihindari melalui berbagai langkah yang konkret dari berbagai pihak.
Dharma Wanita Persatuan Kementerian Komunikasi dan Digital (DWP Kemkomdigi) pun mendorong para ibu agar cerdas digital demi bisa melindungi keluarga.
Salah satunya dengan mendampingi anak menggunakan gawai atau perangkat digital secara bijak. Namun lebih dari itu, perempuan juga diminta memiliki pemahaman kuat mengenai cara mengelola data dan melindungi informasi pribadi.
Dalam seminar bertajuk ‘Ibu Cerdas Digital: Bersama Lindungi Keluarga dari Ancaman Digital), Indri Angga Prabowo selaku Penasihat DWP Kemkomdigi mengungkap bahwa sekarang sudah makin banyak ancaman berbahaya bagi anak di dunia digital.
Apalagi merujuk data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) per November 2024 lalu, ada sekitar 80.000 anak di bawah 10 tahun yang menjadi pemain dan korban judi online.
“Hal ini patut disayangkan, mengingat transformasi digital, khususnya di sektor keuangan, seharusnya memberikan manfaat. Namun, malah dimanfaatkan oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingannya sendiri,” tutur Indri, melansir laman infopublik.id pada Sabtu (21/12/2024).
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak keluarga untuk bekerja sama menciptakan ruang digital yang lebih aman dan bermanfaat.
Pembenahan ruang digital dilakukan dengan memberi perhatian khusus, terutama terhadap pengawasan konten, antisipasi penipuan online, hingga pengamanan data pribadi.
Indri menambahkan, “Kita akan membahas berbagai cara untuk melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas, mengamankan data pribadi, serta menghindari berbagai macam penipuan online yang sering terjadi. Saya juga ingin menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak-anak.”
Berdasarkan arahan dari Menkomdigi Meutya Hafid, Indri menegaskan bahwa teknologi harus dijadikan sebagai platform edukasi yang membangun kreativitas yang bermanfaat.
Ia turut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang mengimbau seluruh pihak berperan aktif menciptakan ruang digital yang ramah anak.
“Ruang digital diisi dengan konten yang edukatif dan inspiratif, serta memastikan bahwa teknologi menjadi alat yang bermanfaat dan aman bagi kehidupan kita,” tandasnya.
BACA JUGA
