Gelar Seminar Refleksi Akhir Tahun, BRIN Ungkap Makna Penting di Balik Transisi Kepemimpinan

Gelar Seminar Refleksi Akhir Tahun, BRIN Ungkap Makna Penting di Balik Transisi Kepemimpinan
BRIN akan gelar seminar Refleksi Akhir Tahun. (BRIN)

GoIKN.com – Kepala Pusat Riset Politik BRIN, Athiqah Nur Alami mengungkap makna penting di balik transisi kepemimpinan yang sedang dihadapi Indonesia.

Mengusung tema ‘Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo: Perubahan atau Keberlanjutan’, seminar tersebut bertujuan guna memberi gambaran tentang arah kebijakan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Selama dua periode pemerintahan Joko Widodo, ada berbagai kebijakan besar. Termasuk di bidang infrastruktur, pemerataan bangunan, serta kemajuan ekonomi digital.

Kemudian dengan beralihnya estafet tongkat kepemimpinan, tentu tak sedikit yang mempertanyakan apakah kebijakan tersebut akan berlanjut atau justru dihadirkan perubahan signifikan.

Athiqah mengatakan, transisi pemerintahan merupakan momen krusial dalam kehidupan politik suatu bangsa atau negara. Selain mempengaruhi konstelasi kekuatan politik, juga memberi dampak terhadap arah kebijakan.

“Transisi kepemimpinan adalah saat yang penting karena mengidentifikasi kebijakan-kebijakan yang akan dilanjutkan serta kebijakan baru dari pemerintahan yang terpilih. Ini juga sebagai upaya untuk memastikan kepentingan nasional dapat tercapai dengan cara yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diperoleh infopublik.id, Senin (16/12/2024)

Seminar Refleksi Akhir Tahun 2024 yang diselenggarakan BRIN pada Selasa (17/12/2024) di BRIN Kawasan Gatot Soebroto bakal menjadi forum bagi para akademisi, peneliti, hingga pemangku kepentingan dalam menganalisis perkembangan politik Indonesia usai transisi.

Para peserta diberi kesempatan membahas tentang potensi perubahan maupun keberlanjutan agenda politik di bawah kepemipinan Presiden Prabowo Subianto.

“Publik memiliki ekspektasi tinggi terhadap kelanjutan proyek-proyek pembangunan dan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, tema seminar ini sangat relevan untuk mengetahui sejauh mana kebijakan yang sudah ada akan diteruskan atau mungkin akan mengalami perubahan,” sambungnya.

Seminar tersebut pun akan membahas tentang berbagai tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, terutama dalam menjaga kualitas demokrasi yang semakin menurun dan tantangan global yang semakin kompleks.

Strategi pemerintahan baru dalam menghadapi dinamika politik domestik maupun ekonomi global yang terus berkembang menjadi salah satu isu utama.

Agenda ini juga merupakan sarana untuk dialog terbuka antara akademisi, peneliti, serta para aktor non-negara terkait strategi dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menyelamatkan masa depan demokrasi tanah air.

Diharapkan dengan adanya seminar itu, bisa memberikan wawasan mendalam soal tantangan dan peluang yang ada. Seminar refleksi termasuk upaya penting untuk menganalisis secara kritis perubahan-perubahan yang akan datang.

Tinggalkan Komentar