Panen 60 Kilogram Sayur, Lapas Salemba Terapkan Urban Farming

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar panen bersama di lahan urban farming Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Kamis (9/1/2025). (Foto: beritajakarta.id)

GoIKN.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar panen bersama di lahan urban farming Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Kamis (9/1/2025). Sebanyak 60 kilogram sayur hidroponik, terdiri dari sawi samhong, selada air, dan kailan, dipanen dalam kegiatan ini.

Panen Bersama di Lapas Salemba, Pemkot Jakpus Dorong Urban Farming

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengapresiasi upaya Lapas Salemba memanfaatkan lahan terbatas untuk pengembangan urban farming.”Ini budidaya yang harus kita tumbuhkembangkan di lingkungan masyarakat. Kita bisa tularkan di semua tempat di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Arifin, beritajakarta.id.

Menurut Arifin, pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik tidak memerlukan lahan besar, tetapi memiliki manfaat signifikan. Selain mendukung penghijauan, program ini juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Ia menambahkan, Pemkot Jakpus akan mendorong lingkungan perkantoran untuk mengadopsi konsep serupa, sehingga dapat memotivasi warga di wilayah sekitar. “Manfaat dari kegiatan ini sangat besar, masyarakat tidak bergantung pasar karena punya kebun sendiri,” tegasnya.

Kepala Lapas Kelas II A Salemba, Beni Hidayat, menjelaskan hasil panen akan digunakan untuk kebutuhan warga binaan serta keluarganya. Ia menyebut, urban farming di Lapas Salemba telah berjalan selama beberapa bulan terakhir dengan total empat kali panen hingga Januari 2025.

Baca Juga:

Lapas Kelas IIA Salemba memanfaatkan lokasi perkotaan untuk mengembangkan pertanian hidroponik. Saat ini, sebanyak 30 rak hidroponik telah dioperasikan di lahan tersebut.

Pengelolaan lahan urban farming seluas 1.100 meter persegi terus dilakukan dengan melibatkan warga binaan. Upaya ini bertujuan untuk mendukung swasembada pangan di lingkungan lapas.

Melalui pengembangan tersebut, diharapkan kesejahteraan warga binaan dapat meningkat. Selain itu, hasil dari kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan secara langsung oleh mereka.***

Tinggalkan Komentar