Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai Hampir 40 Persen, Solusi Kemacetan dan Transportasi Modern
GoIKN.com – Proyek pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai mencatatkan progres positif, dengan capaian 39,83 persen hingga 10 Desember 2024. Proyek ini dikerjakan oleh PT Jakpro bersama konsorsium PT Waskita-Nindya Karya-LRS KSO dan diharapkan mampu mengurai kemacetan Jakarta.
“Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) terus mencatatkan perkembangan positif,” ujar Plt Project Director LRT Jakarta Fase 1B, Prasetyo Rianda Mulyo, melalui keterangan tertulisnya pada Rabu (18/12/2024).
“Harapan kami nantinya LRT Jakarta Fase 1B ini selain dapat mengurangi kemacetan, juga akan menjadi moda transportasi yang modern dan nyaman,” tambahnya.
Dikutip dari PMJ News. Pada zona 1, progres pembangunan meliputi penyelesaian 1,29 rail dan 3rd rail. Selain itu, pekerjaan arsitektural seperti lantai, dinding, dan fasad juga telah dikerjakan, termasuk pembangunan linkway di Stasiun Rawamangun. Sementara itu, di zona 2, sebanyak 10 balok girder telah tersambung di area Jalan Tambak. Proses percepatan pembangunan juga terus berlangsung di Jalan Pramuka Raya, Matraman, dan Manggarai.
Baca Juga :
Optimisme Menuju Transportasi Modern
Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk mendukung integrasi antarmoda di Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral Jakarta. Untuk memastikan kelancaran dan kualitas pembangunan, Jakpro mengadopsi teknologi Building Information Modelling (BIM).
“Jakpro juga mengoptimalkan teknologi Building Information Modelling (BIM) untuk memantau progres pembangunan. Teknologi ini memungkinkan deteksi dini atas ketidaksesuaian kualitas dan desain, serta berfungsi sebagai bank data untuk seluruh proyek LRT Jakarta Fase 1B,” jelasnya.
Dengan optimisme tinggi, LRT Jakarta Fase 1B diharapkan mampu menjadi solusi transportasi berkelanjutan. Proyek ini juga diharapkan menjadi simbol modernisasi transportasi Jakarta menuju masa depan yang lebih baik.***
BACA JUGA

