Terowongan Silaturahim Segera Dibuka, Menag Minta Bantuan TNI-Polri
GoIKN.com – Setelah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Terowongan Silaturahim yang menghubungkan halaman Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral akan segera dibuka. Tepatnya pada perayaan Natal Tahun 2024 mendatang.
Dengan demikian, umat Kristiani yang hendak merayakan hari besar di Katedral, Jakarta dapat menggunakan lahan parkir di Masjid Istiqlal.
Apalagi Terowongan Silaturahim disebut-sebut mampu menampung 800-1.000 kendaraan, sehingga tak lagi mengganggu arus lalu lintas di Jalan Katedral. Hal ini sesuai pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Auditorium STIK Polri. Agenda yang dibahas adalah Kesiapan Operasi Lilin 2024 dalam rangka Keamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Melansir laman kemenag.go.id, umat Kristiani dipersilakan untuk memanfaatkan Terowongan Silaturahim dengan berjalan dari parkiran Istiqlal menuju Katedral.
Namun di sisi lain, Menag berpesan agar masyarakat dapat menjaga terowongan yang memiliki nilai luar biasa dan ikonik tersebut. Sebab di dalamnya turut memamerkan kekayaan-kekayaan seni yang sangat berharga.
“Karena itu kami juga meminta bantuan TNI-Polri untuk menjaga keamanan di terowongan. Tentu kita perlu penjagaan yang ketat, apalagi ini sudah menjadi viral. Tentu teman-teman akan melewati tempat itu sekaligus juga melakukan perayaan Natal di Katedral,” kata Menag Nasaruddin Umar, Senin (16/12/2024).
Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo memperkirakan puncak arus mudik Nataru akan terjadi pada 21 Desember, sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 28 Desember.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan operasi lilin 2024 diharapkan mampu memberi keamanan maupun kenyamanan bagi masyarakat tanah air selama periode mudik dan libur Nataru.
“Berdasarkan survei, tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya 110,67 juta, ada peningkatan. Meski demikian belajar dari tahun lalu, di lapangan bisa lebih tinggi dari prediksi,” ungkapnya.
Polri pun berencana melakukan pengamanan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di rumah-rumah ibadah pada saat malam Natal dan Natal, dan puncaknya nanti terjadi pada saat malam pergantian tahun.
Oleh karenanya, rapat koordinasi ini diharapkan membuat semua pihak bisa membantu dengan terus melakukan persiapan menyambut Nataru sebaik mungkin agar pelaksanaan berjalan aman nan lancar.
BACA JUGA
