Kontingen Indonesia Menuju Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024, Momentum Diplomasi Budaya RI
GoIKN.com – Partisipasi kontingen Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Pencak 2024 di Abu Dhabi bukan hanya sekadar berkompetisi semata. Namun juga sebagai momentum emas untuk diplomasi budaya RI.
Selaras dengan pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) sekaligus Wakil Ketua Umum (Waketum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), yakni Sugiono dalam pelepasan di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon Nomor 6 Gambir, Jakarta Pusat.
“Kita ketahui bersama bahwa situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, sedang tidak normal-normal saja. Berbagai ketegangan, berbagai konflik, dan situasi yang tidak menentu sedang terjadi di hampir seluruh belahan dunia,” ujarnya, mengutip laman kemenpora.go.id pada Jumat (13/12/2024).
Ia melanjutkan, “Oleh karena itu dengan latar belakang pemikiran seperti itu, saya kira pelepasan atlet pada malam hari ini ingin saya jadikan sebagai pelepasan duta-duta diplomasi Indonesia untuk dunia.”
Seluruh atlet maupun pelatih dan ofisialnya merupakan perwakilan bangsa, diplomat-diplomat olahraga Indonesia. Jadi dinilai udah termasuk hal wajar pemerintah melakukan pelepasan yang layak kepada para atlet ini.
Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024 Abu Dhabi menjadi wadah untuk menampilkan keluhuran dan tingginya budaya bangsa Indonesia, serta menunjukkan nilai-nilai luhur kependekaran seperti keberanian, kerendahhatian dan sopan-santun. Keinginan untuk membela yang lemah dan yang tertindas.
Yang paling penting menurut Menlu, menghormati sesama pendekar, menghormati kawan bahkan lawan yang dihadapi. Sugiono pun mengajak semua pihak yang terlibat dalam ajang internasional ini untuk memperlihatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang memiliki akar kependekaran yang dalam.
“Saya ingin saudara-saudara sekalian untuk juga bisa berperan sebagai duta diplomasi budaya Indonesia. Sehingga di tengah situasi dunia yang tidak menentu tadi, di tengah situasi konflik di mana-mana, hadir setetes embun persaudaraan yang lahir dari keluhuran budi bangsa Indonesia yang ditunjukkan oleh duta-duta silat yang kami kirimkan ke kejuaraan dunia,” terangnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo yang turut hadir dalam acara pelepasan ini juga menyampaikan optimismenya. Ia lebih dulu mengucapkan selamat kepada kontingen yang terdiri sekira 170 orang mencakup atlet, pelatih, hingga ofisial.
Keberadaan pencak silat sebagai olahraga atau budaya asli Indonesia dinilai sebagai privilege.
“Saya yakin kemampuan dan juga ketangkasan para atlet Indonesia yang akan bertanding di kejuaraan dunia ini di atas rata-rata dibanding negara lain. Tetapi di satu sisi, kali ini kita punya misi lebih besar yaitu bagaimana pencak silat ini pertama bisa diakui oleh komite olimpiade dunia,” kata Dito.
Penyelenggaraan kejuaraan dunia yang didukung oleh Pemerintahan Persatuan Emirat Arab (PEA) ini merupakan salah satu bagian dari upaya Indonesia dalam membawa pencak silat agar dipertandingkan di olimpiade.
Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024 dijadwalkan berlangsung pada 18-22 Desember mendatang di Abu Dhabi, PEA. Ajang yang diikuti puluhan negara ini adalah edisi ke-20 untuk kategori senior dan edisi ke-5 untuk kategori junior. Indonesia mengusung target meraih juara umum.
BACA JUGA
